Setelah lama tidak membuat tutorial bermanfaat akhirnya saatnya blog random ini menunjukkan kebermanfaatannya hahahaha \(*Q*)/
Saya asumsikan yang mengikuti tutorial ini sudah punya inkscape dan sudah lumayan bisa menggunakannya. Tutorial saya ini full digital, tanpa tahap menggambar di kertas dulu. Kalau ada yang mau demikian silakan saja, tutorial ini tidak.
Persiapan
Hardware
Wajib- Tentunya sediakan pc / atau laptop yang berfungsi.
- Mouse, tapi kalo bisa pake touchpad laptop juga gakpapa kok (saya cuma pake touchpad lho :")
- Otak yang fungsional
Opsional
- Drawing Pad, semacam wacom gitu. (Kalau ada yang mau ngasih saya terima dengan senang hati :")
Software
- Inkscape, apa lagi coba.
- Browser, kalau mau dipamerin ke Internet :v
Eksekusi
Grid View
Pastikan anda sudah membuka Inkscape terlebih dahulu. Kemudian hidupkan Fitur Grid View yang nanti akan mempermudah kita dalam menggambar dengan rapi. Caranya buka Menu View > Grid atau dengan mengeklik Shift+3.
![]() |
| Kotak-kotak penuh keindahan. |
Layering Destiny
Munculkan Tab Layers dengan Ctrl+Shift+L kemudian buat layer baru dengan mengeklik tombol + di tab tersebut. Buat dua layer tambahan dengan nama Garis dan Warna. Layer1 yang sudah ada juga diganti namanya menjadi Kerangka dengan double click pada layer tersebut terlebih dahulu. Pastikan Urutannya seperti preview berikut.
![]() |
| Tambahkan Layer Baru |
![]() |
| Daftar layer yang digunakan. |
Draw a head
Pastikan layer Kerangka yang aktif dan kunci layer lain dengan mengeklik gembok pada samping layer(di preview sebelumnya sudah bisa dilihat). Gambar lingkaran dengan Circle tool, yang ada di toolbox atau tekan F5 pada tombol keyboard. Usahakan lingkaran sempurna dengan bantuan tombol Shift pada keyboard saat membuat lingkaran.
![]() |
| Gambar lingkaran dengan tool yang ada. |
Jika lingkaran yang dibuat bukan lingkaran tanpa warna bergaris hitam seperti di atas, perlu dilakukan penyesuaian. Pastikan lingakaran sudah diseleksi. Shift+LeftMouseButton(klik kir) pada color swatch warna hitam di bagian bawah agar garis berwarna hitam. Kemudian klik kiri warna transparan (kotak putih dengan silang merah).
Konversi lingkaran tersebut menjadi path dengan cara Ctrl+Shift+C sehingga bisa dimanipulasi. Kemudian edit node path dengan mengaktifkan tool edit path lewat toolbox atau dengan F2. Edit node bagian bawah agar terlihat sedemikian rupa seperti kepala.
![]() |
| Ini calon kepala. |
Draw the hair(s)
Gunakan bezier tool (Shift+F6) untuk menggambar rambut karakter kita. Gunakan kreatifitas untuk menggambar rambut ini. klik-klik aja hingga menutup ke posisi awal. :v
![]() |
| Style saya: Rambut saya bentuk garis-garis lurus terlebih dahulu. Bagian depan dan belakang terpisah. |
![]() |
| Haluskan Garis dengan Edit Path Tool (F2) |
Simple Face Feature
Buat fitur sederhana untuk mata, hidung dan mulut. Telinga dan alis juga bisa jika rambut tidak mentupinya. Tool yang digunakan sama untuk membuat rambut tadi. Manfaatkan juga duplicate(Ctrl+D) dan mirror untuk membuat mata yang simetris.
![]() |
| Jangan takut dengan wujudnya yang mengerikan. Nanti bisa diperbaiki |
We've gotta move to the Line
Sekarang saatnya pindah fokus ke layer Line dengan membuka gembok layer line dan mengunci layer Kerangka. Buat Opacity kerangka menjadi 50%. Di fase lining ini, kita akan menebalkan garis-garis yang telah kita buat tadi. Memang yang akan kita lakukan nanti terdengar redundan, tetapi hasilnya cukup memuaskan kok. Tool yang digunakan sama dengan yang tadi, Bezier Tool (Shift+F6). Berikut ini teknik yang sering saya gunakan.
![]() |
| Kelilingai suatu bagian garis seperti gambar di atas. Buat seperti goresan pena. |
![]() |
| Fill color dengan warna hitam, dan Outline color tanpa warna. |
![]() |
| Tebalkan Garis dengan teknik serupa atau mungkin teknik lain yang lebih anda sukai. Sisakan mata untuk tidak diberi garis karena ada style khusus. |
![]() |
| Dengan teknik yang sebenarnya sama, Mata digarisi tidak pada semua kerangka. Garis hanya untuk alis saja dan diberi detil untuk alis pula. |
![]() |
| Tambahkan lingkar dan kornea, bisa dengan circle tool maupun bezier tool. Tambahkan pula, lekuk kelopak mata. |
![]() |
| Duplicate mata tersebut jika kedua mata simetris bentuknya. Mirror dan snap dengan rasio yang sesuai. Manfaatkan grid dengan baik di sini. |
Coloring Section
Teknik pewarnaan yang saya gunakan adalah dengan memanfaatkan kerangka yang sudah kita gunakan tadi. Kerangka-kerangka dasar yang telah dibuat di layer Kerangka tadi diduplikat (Ctrl+D) kemudian dipindah hasil duplikat dipindah ke layer Warna dengan Shift+PgDn. Setelah pemindahan perbaiki warna dengan mengatur kembali opacity-nya. Oh iya karena matanya terlihat aneh maka saya coba untuk mewarnai mata terlebih dahulu. Untuk mata, karena ada beberapa bagian yang dibuat tanpa kerangka maka pembuatan area warna dengan bezier tool(Shift+F6).![]() |
| Pastikan layer Kerangka dan Warna terbuka sedangkan Garis tertutup. |
![]() |
| Duplikat kerangka mata dan pindahkan ke layer Warna. Beri warna putih atau abu-abu. |
![]() |
| Beri warna bagian atas kornea mata (jadi iris deh) dengan warna lebih gelap. Gunakan bezier tool. |
![]() |
| Warnai bagian bawah juga, serta tambahi shading abu-abu lebih tua. |
![]() |
| Tambahkan kilauan pada mata, dengan rectangle ataupun bezier. |
![]() |
| Duplicate dan mirror hasil pewarnaan tadi lalu letakan pada tempatnya. Sebaiknya kunci dulu layer Kerangka agar tidak terjadi redundansi data. |
![]() |
| Warnai rambut dengan cara yang sama. |
![]() |
| Ketika mewarnai rambut bawah/belakang path yang tidak tertutup akan menimbulkan kesan aneh. Tutup path tersebut Join selected endnodes with segment. Kemudian sesuaikan kurvanya. |
![]() |
| Voila! Pewarnaan awal sudah jadi. |
Extra Shading & Lighting Section
Pada bagian ini buat perbedaan warna dengan shading (bener gak sih istilahnya). Jika dilihat ada yang aneh dengan cahaya matanya, seharusnya searah. Bila punya anda sudah searah tidak perlu diubah. Teknik yang digunakan di bagian shading ini adalah menggunakan bezier tool (Shift+F6). Bentuk shading yang sesuai, kemudian pilih warna dengan komposisi warna yang sesuai pula. Pemilihan warna shading yang sesuai bisa dengan memilih color swatch yang ada di bawah atau memanipulasi sendiri dengan tab warna.![]() |
| Buat shading untuk bagian wajah yang tertutup rambut.beri warna lebih gelap. Gunakan bezier tool, seperti biasa. Pindahkan posisi arrangement-nya dengan End kemudian PgUp atau cara lainnya. |
![]() |
| Tambahkan shading(lighting) untuk rambut. Pilih warna yang lebih terang. Bagian berlebih diatas dapat dihilangkan dengan path division (Ctrl+/). Bila perlu duplokasi bagian rambut yang lebih gelap. |
![]() |
| Voila! In the end sudah jadi deh wajah karakter kita. |
Penutup
Sebagai penutup saya ucapkan terima kasih bagi yang menyukai tutorial ini, semoga bermanfaat. Mohon maaf bila semakin kebawah semakin sedikit penjelasan rinciannya.Contoh hasil saya yang lain:






























Kerren tutorialnya ini. Saya bookmark dulu yah.
BalasHapusThis is an awesome post. Really very informative and creative contents. This concept is a good way to enhance the knowledge. I like it and help me to development very well.
BalasHapusaws training institute
azure online training
azure training institute